Apa saja jenis antibeku beton?

Dec 18, 2024

Dalam konstruksi musim dingin, kelembapan pada beton yang baru dituangkan rentan terhadap pembekuan, menyebabkan volumenya bertambah sebesar 9%, yang sangat merusak struktur internal beton. Oleh karena itu, kita harus menerapkan tindakan anti-pembekuan tertentu selama konstruksi. Di antara berbagai metode antibeku, penambahan bahan antibeku beton ke dalam campuran biasanya digunakan dalam konstruksi.

Sejak tahun 1970-an, perkembangan bahan antibeku beton di Tiongkok berlangsung pesat, dan terdapat banyak jenis bahan antibeku yang tersedia. Pemilihan yang tidak tepat dapat berdampak buruk pada kualitas beton. Saat memilih bahan antibeku, penting untuk memilih jenis yang sesuai berdasarkan apakah beton tersebut diperkuat atau tidak. Saat ini, bahan antibeku secara garis besar dapat dikategorikan menjadi tiga jenis: berbahan dasar klorida, penghambat karat berbahan dasar klorida, dan berbahan dasar non-klorida.

Berbasis Kloridatypes of concrete antifreeze

Bahan antibeku berbahan dasar klorida terutama dibuat dari natrium klorida (NaCl) atau kalsium klorida (CaCl2) yang dikombinasikan dengan komponen kekuatan awal lainnya, bahan pereduksi air, bahan pemasukan udara, dan sebagainya. Mereka sangat efektif dalam pengurangan air, kekuatan awal, dan menurunkan titik beku. Namun, bahan ini mempunyai efek meningkatkan karat pada tulangan baja. Hal ini dapat menyebabkan pemuaian volume hingga dua kali lipat dari ukuran aslinya, sehingga menyebabkan keretakan pada beton dan menimbulkan lingkaran setan yang berpotensi merusak struktur beton. Oleh karena itu, bahan antibeku berbahan dasar klorida hanya cocok untuk proyek beton tanpa tulangan.

Penghambat Karat Berbasis Klorida

Jenis zat antibeku ini terutama terdiri dari garam klorida yang dikombinasikan dengan penghambat karat, bersama dengan zat pereduksi air, komponen kekuatan awal, zat penahan udara, dll. Ini memberikan manfaat pengurangan air, kekuatan awal, anti beku, dan penghambatan karat, dan dapat digunakan secara luas dalam proyek beton bertulang.

Berbasis Non-Klorida

Agen antibeku berbasis non-klorida terutama terdiri dari nitrit, nitrat, karbonat, dan urea. Ini tidak menyebabkan korosi pada tulangan baja, namun nitrit dan nitrat dapat menyebabkan korosi tegangan. Oleh karena itu, bahan ini tidak boleh digunakan dalam proyek beton pratekan atau pada tulangan baja yang digalvanis atau bersentuhan dengan aluminium atau besi. Agen antibeku berbahan dasar urea sekarang jarang digunakan karena dosisnya yang tinggi dan pencemaran lingkungan. Agen antibeku yang diproduksi oleh produsen terkemuka seringkali merupakan agen antibeku tipe komposit. Agen ini menggabungkan keunggulan berbagai komponen, seperti pengurangan air, peningkatan, penurunan titik beku, percepatan hidrasi semen pada suhu rendah, dan peningkatan kekuatan awal. Mereka juga mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh tekanan beku pada beton. Hasilnya, bahan antibeku jenis ini sangat efektif dan dianggap sebagai pilihan ideal untuk konstruksi beton musim dingin.